Bumi Alengka bergolak
Sayembara Jambumangli
Satria gagah pideksa, digdaya sura tamtaha, sakti kalintang jayaning prang
Dengan bertepuk dada menaruhkan jiwa raganya demi sang Dewi Sukesi
Ini hanyalah kedok semata karena dibalik tingkahnya ada hasrat tersembunyi mencintai keponakanya sendiri
Banyak raja mati sia-sia
Alengka bergetar , keindahanya sirna berubah kedahsyatan yg menakutkan….
Dewi Sukesi, perawan elok cantik jelita putri Prabu Sumali
Raja raksasa yg berhati manusia
Laksana bunga teratai emas ditengah lautan darah
Dia tidak rela menyerahkan keperawanya pada satria, raja, atau siapa saja dg pertumpahan darah
Ia mendambakan titah yg mampu menerjemahkan ilmu Sastra Jendra Hayuningrat Pangruwating Diyu…
Apakah itu ajaran kasampurnan?
Apakah itu ajaran olah asmara yg menggairahkan?
Wisrawa….seorang brahmana dari kerajaan Lokapala
Ayah Prabu Danapati raja Lokapala…
Ia berkehendak menguraikan ajaran itu demi cintanya pada sang putra yg ingin melamar sang Dewi…
Akankah jagad raya menjadi tenang dan damai dengan wedaring ilmu Sastra Jendra Hayuningrat Pangruwating Diyu?
Ataukah jagad raya berguncang apabila salah dalam menafsirkan dan menjalankan laku ajaran tersebut?
Sebagaimana Wisarwa dan Sukesi yang gagal menghayati Sastrajendra karena keduanya masih diselimuti hawa nafsu…
Hingga melahirkan makhluk berhati iblis…Rahwana….